Mungkin teman-teman belum tau apa itu Lindri Land Rock, Lindri
Land Rock (LLR) merupakan lomba lintas alam yang setiap tahun selalu
dilaksanakan dalam rangka merayakan hari ulang tahun mbak Vinas
Valentine Lindri Syahputri pada tanggal 14 Februari.
Kemarin aku kembali ikut serta dalam acara tahunan ini. kali ini kedua kalinya aku ikut lomba lintas alam lindri land rock. Sebelumnya saya pernah mengikuti Lindri Land Rock XXII dan rasanya benar-benar mengesankan dan sangat menguras tenaga yang tahun lalu saya mendftar beregu putra tapi kali ini aku mencoba yang baru ikut perorangan putra.
Acara ini dimulai tengah malam, peserta diberangkatkan jam 00:00 WIB. Sebelum pemberangkatan peserta ada pesta kembang api yang bertanda LLA resmi dimulai.Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Dari tadi kita sudah tidak sabar untuk memulai start. Pada jam 00.01 WIB semua peserta mulai berkumpul dalam lokasi start untuk upacara pembukaan dan memulai lomba. Disana kami dijelaskan tentang aturan dari permainan dan diberi petunjuk bahwa dalam kompetisi ini terdapat empat pos perhentian. Tim pertama yang diberangkatkan yaitu tim perorangan putra, nomer dada 1-100 yg diberangkatkan dahulu. kebetulan nomer dada saya 088 jadi bisa berangkat terlebih dahulu.
Ternyata tahun ini medannya tak kalah seru dengan tahun lalu, apalagi saat di aliran sungai medannya seru abis. saya harus ekstra hati-hati melewati batu-batuan di aliran sungai karena licin. Di Medan ini teman saya sedang sial iya tercebur ke air dan dia lupa tidak mengamankan hp nya, alhasil hpnya rusak. itu salah sendiri padahal pihak panitia sudah mengingatkan untuk mengamankan barang-barang elektronik yang dibawa peserta.
Peserta harus melewati kurang lebih 25km, untuk tahun ini saya tidak menemukan jalan beraspal, salut buat panitia yang telah memilih medan yang bagus. jalanan perdesaa, perbukitan, Persawaan menambah keseruan perjalanan ini. Kebetulan Daerah Tulungagung dan sekitarnya pada saat itu habis diguyur hujan, sehingga jalan yang dilalui peserta sedikit becek dan licin.
Pukul 06.45 WIB siang akhirnya kami sampai finish. Ternya sudah banyak peserta yang sudah finish terlebih dahulu. Kami segera melapor di pos, mengumpulkan nomor dada dan mengambil sertifikat. Setelah selesai kami segera bersih diri karena badan kami sudah tidak karuan (benar-benar kotor). Setelah bersih kami pun segera bergegas untuk makan dan pulang ke Sidoarjo.
Kemarin aku kembali ikut serta dalam acara tahunan ini. kali ini kedua kalinya aku ikut lomba lintas alam lindri land rock. Sebelumnya saya pernah mengikuti Lindri Land Rock XXII dan rasanya benar-benar mengesankan dan sangat menguras tenaga yang tahun lalu saya mendftar beregu putra tapi kali ini aku mencoba yang baru ikut perorangan putra.
Acara ini dimulai tengah malam, peserta diberangkatkan jam 00:00 WIB. Sebelum pemberangkatan peserta ada pesta kembang api yang bertanda LLA resmi dimulai.Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Dari tadi kita sudah tidak sabar untuk memulai start. Pada jam 00.01 WIB semua peserta mulai berkumpul dalam lokasi start untuk upacara pembukaan dan memulai lomba. Disana kami dijelaskan tentang aturan dari permainan dan diberi petunjuk bahwa dalam kompetisi ini terdapat empat pos perhentian. Tim pertama yang diberangkatkan yaitu tim perorangan putra, nomer dada 1-100 yg diberangkatkan dahulu. kebetulan nomer dada saya 088 jadi bisa berangkat terlebih dahulu.
Ternyata tahun ini medannya tak kalah seru dengan tahun lalu, apalagi saat di aliran sungai medannya seru abis. saya harus ekstra hati-hati melewati batu-batuan di aliran sungai karena licin. Di Medan ini teman saya sedang sial iya tercebur ke air dan dia lupa tidak mengamankan hp nya, alhasil hpnya rusak. itu salah sendiri padahal pihak panitia sudah mengingatkan untuk mengamankan barang-barang elektronik yang dibawa peserta.
Peserta harus melewati kurang lebih 25km, untuk tahun ini saya tidak menemukan jalan beraspal, salut buat panitia yang telah memilih medan yang bagus. jalanan perdesaa, perbukitan, Persawaan menambah keseruan perjalanan ini. Kebetulan Daerah Tulungagung dan sekitarnya pada saat itu habis diguyur hujan, sehingga jalan yang dilalui peserta sedikit becek dan licin.
Pukul 06.45 WIB siang akhirnya kami sampai finish. Ternya sudah banyak peserta yang sudah finish terlebih dahulu. Kami segera melapor di pos, mengumpulkan nomor dada dan mengambil sertifikat. Setelah selesai kami segera bersih diri karena badan kami sudah tidak karuan (benar-benar kotor). Setelah bersih kami pun segera bergegas untuk makan dan pulang ke Sidoarjo.


